TEKNOLOGI MELAFIND
SCANNER
Nama : Sabila Fithria
NIM : 4111171022
Pada zaman serba canggih ini,teknologi banyak
berperan dalam kehidupan sehari-hari bahkan pengembangan teknologi hingga pada
bidang kesehatan. Dengan adanya teknologi berbasis kesehatan ini mempermudah
dalam pengerjaan sehingga sangat membantu masyarakat dan rata-rata hasilnyapun
sangat memuaskan. Dengan adanya teknologi ini dokter pun dituntut agar menguasi
teknologi. Salah satu teknologi yang hebat adalah Melafind Scanner.
Melanfind scanner merupakan sebuah scanner penyakit
kanker kulit berbasis elektromagnetik yang berfungsi sebagai detektor yang
mampu membedakan tahi lalat yang tidak berbahaya dengan tahi lalat yang
terindikasi sebagai kanker kulit yang berbahaya (melanoma). Melafind senriri
merupakan kepanjangan dari MELA Sciences,Irvigation ,NY. Melanoma merupakan
sebuah kanker kulit yang sangat berbahaya dan mematikan serta menyerang kulit
dan memiliki bentuk seperti tahi lalat. Pemeriksaan kanker melanoma ini umumnya
menggunakan sampel jaringan atau lebih sering disebut biopsy.
Namun terkadangan pengecekan tersebut dianggap
kurang efektif karena bias saja tahi lalat yang diidentifikasi dan dicurigai
adalah buakn kanker melainkan tahi lalat biasa. Melafind scanner memanfaatkan
teknologi fotografi dengan berbagai jenis gelombang elektromagnetik. Kemudian
data yang didapat dari hasil pengecekan dicocokan dengan database melanoma yang
telah dikumpulkan sebelumnya.
Melafind Scanner ini bukan untuk diagnosis
definitive melainkan untuk memberikan informasi tambahan dokter dalam menentukan
apakah tidak untuk dilakukan biopsy. Tujuan dari penggunaan alat ini adalah
untuk mengurangi jumlah pasien yang tersisa dengan bekas luka biopsy, dengan
manfaat tambahan dari menghilangkan biaya prosedur yang tidak perlu.
Awalnya Melafind Scanner ini digunakan oleh
departemen pertahanan untuk memindai dan meneliti permukaan lesi mencurigakan
pada 10 panjang gelombang elektromagnetik, pada awal penggunaannya Melafind
menggunakan navigasi rudal. Namun setelah mendapatkan berbagai kritikan alat
ini dialihkan untuk bidang kesehatan yang juga memiliki fungsi yang jauh lebih
baik pada bidang ini.
Melanoma adalah kanker yang dimulai pada
melanosit, yaitu sel epidermis dalam yang menghasilkan pigmen melanin. Di
Kanada, melanoma adalah kanker ketujuh yang paling umum, dengan sekitar 6.000
kasus baru diperkirakan pada tahun 2013 (3.300 pria dan 2.700 perempuan) dan
tingkat insiden standar usia 13,4 per 100.000 orang (15,1 untuk pria dan 12,2
untuk wanita).
Tidak ada
efek buruk penggunaan perangkat yang dijelaskan selain dari potensi bahaya yang
mungkin mengikuti hasil false-negative dan false-positive. false-negative dapat
menyebabkan penundaan diagnosis dan pengobatan, dan mungkin meningkatkan
morbiditas dan mortalitas, sedangkan false-positive dapat menyebabkan prosedur
invasif yang tidak perlu.
SUMBER: www.ebme.co.uk ; students.stthamzanwadi.ac.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar